September, Dua Juta Buruh Akan Mogok Kerja
SelongJobs – Sebanyak dua juta buruh dari 14 kota dan kabupaten di Indonesia berniat melakukan aksi mogok kerja secara besar-besaran. Mereka berencana untuk menuntut penghapusan sistem outsourcing atau model kontrak dan pemberian upah layak bagi buruh.
Menurut Metronews (16/8), "Aksi buruh dengan nama Hostum (hapus outsourcing dan tolak upah murah) dijadwalkan digelar pertengahan September 2012," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal di Jakarta.
Adapun pemogok yang ikut serta, mengatasnamakan Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang terdiri dari KSPI, SPSI pimpinan Andi Ghani, SBSI (Mudopir) dan sembilan konfederasi non-federasi. Mereka melakukan aksinya di 14 daerah, antara lain, Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Batam, Cimahi, Semarang, Kendal, Mojokerto, dan Medan.
"Kami beraksi untuk unjuk kekuatan karena upaya yang dilakukan buruh tak menunjukkan hasil yang baik. Setop negosiasi dan berunding. Artinya, negosiasi dan perundingan yang dilakukan saat ini tak efektif. Kami capek melobi ke Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Perekonomian, APINDO dan DPR. Sekarang tinggal aksinya saja, yakni aksi turun ke jalan," jelas dia.
Iqbal berharap, aksi mogok tersebut agar pemerintah bisa menghapus system outsourching dan memberikan upah layak.
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjanji meningkatkan kesejahteraan buruh. Diantaranya dengan cara membangun rumah sakit untuk buruh dan keluarga di kota-kota utamanya Tangerang, Bekasi, Surabaya, dan lainnya.
Kemudian, perluasan rumah susun sewa yang terjangkau, layak untuk buruh. Transportasi murah untuk buruh dengan membagikan 200 bus yang akan beroperasi di wilayah industri. Serta menaikkan penghasilan tidak kena pajak dari Rp1,32 juta menjadi Rp2 juta.
"Komitmen pemerintah tersebut hingga kini belum ada buktinya. Belum ada sinyal pemerintah akan meningkatkan kesejahteraan buruh," katanya.